Hari Selasa saat itu adalah hari dimana gue kembali masuk sekolah, karena hari kemarin gue tidak bisa masuk sekolah karena Periksa Kesehatan. Hari itu juga adalah hari pertama kali gue mengetahui surat Izin gue yang ditulis oleh Bokap gue berbeda jauh dengan alasan gue tidak masuk sekolah. Surat yang sebenarnya ditulis dengan izin untuk Periksa Kesehatan, menjadi Terkena Penyakit Demam. Saat mengetahui surat yang Bokap tulis untuk Wali guru gue saat itu. Seketika badan gue terasa panas saat pulang sekolah,(Omongan Bokap gue Dikabulkan) Tapi untung gue demamnya hanya berlangsung 2 jam, Jadi tidak begitu parah.
Waktu masuk sekolah saat itu juga menjadi kisah paling mengerikan yang terjadi dalam hidup gue. Hari itu menjadi kisah paling mengerikan gue karena Teman Cowok gue, sudah diambang batas Normal seorang cowok. Yang membuat gue heran adalah, gue yang menjadi korban pelampiasan ke tidak Normalan mereka. Mereka memperlakukan gue seolah - olah mereka tidak mempunyai Perikemanusian. Saat itu hanya 2 anak yang mengalaminya, yang bisa dibilang juga sedang terkena Gangguan Kejiwaan, 2 orang ini yaitu Luthfi dan Fikri. Mereka berbuat keji kepada gue yaitu menyanyi tepat di Telinga gue dengan suara seperti, maaf, Babi Disembelih. Lo bisa bayangin bagaimana rasanya! Ditambah Lagu yang mereka bawakan adalah lagu Galau semua, ya memang saat itu mereka berdua sedang mengalami Kegalauan Tingkat Dewa. Menurut kebiasaan yang gue alami, gue menggolongkan Galau menjadi 3 Tingkatan Versi gue :
1. Galau Biasa
Galau ini adalah dimana seseorang menjadi
suka merenung sendiri, Berdiam diri, dan
suka ngelamun sendiri. (tak jarang orang
mengalami galau ini sering Kerasukan).
2. Galau Tingkat Berat
Galau yang seperti ini biasanya menjadikan
seseorang menjadi suka Insomia, sering
lupa, dan biasanya disertai dengan
kesurupan setan galau.
3. Galau Tingkat Dewa
Galau yang menyerang orang ini adalah
gabungan dari semua galau sebelumnya
cuman biasanya kejiwaannya tidak
terkontrol dan sering nyayi lagu galau,
walaupun gak bisa Nyayi dan gak Hafal,
lirik lagunya, yang penting bernyayi saja.
Nah dari Tingkatan galau versi gue, Gue mulai curiga kalau mereka Berdua sedang mengalami Kegalauan Tingkat Dewa dan Gue adalah sebagai Korban Pelampiasannya. Kemana pun gue pergi si Kampret 2 ini selalu mengikuti gue dan menyanyi. Mungkin mereka berdua ingin gue untuk masuk kedalam Kegalauan mereka, dan waktu itu gue sudah menginjak Galau Tingkat Berat. Akhirnya gue meminta tolong kepada teman sebangku gue Sony. Gue minta tolong ke dia karena dia masih keturunan kerajaan (gak nyambung ya), gue kurang tau kerajaan dari mana. Tapi yang jelas dia dari keturunan kerajaan, karena dia sendiri yang cerita. gue juga sebenarnya mulai curiga kalau sebenarnya dia dari Kerajaan Bawah Laut. Tapi saat gue minta tolong, dia malah ikut - ikutan, yah apa boleh buat. Gue hanya bisa pasrah mereka bertiga Nyayi disekeliling gue. Waktu itu pun gue juga ikutan Nyayi dan galau bersama mereka, gue ikutan nyayi gara - gara Sony ikut bernyayi, memang suaranya bagus dan enak didengar. Tak lama kemudian mereka bertiga berhenti Nyayi dan akhirnya gue bisa lolos dari penderitaan.
Sebetulnya Profokator dari semuanya ini berawal dari Fikri teman sekelas gue. Gue mengerti yang dialami teman gue, Hingga bertingkah aneh karena Galaunya. Ternyata setelah mendengar penjelasan dari Sony, Ternyata saat gue tidak masuk sekolah yakni Hari Senin, dia telah putus dari Pacarnya dan kejadiannya itu terjadi disekolah. Sebenarnya sih dia sudah putus dan nyambung lagi 3x, dan sepertinya ini yang terakhir. Jadi kejadiannya terjadi saat pulang sekolah tiba, saat itu Teman gue sedang ngapel ke kelas Pacarnya, Lalu Pacarnya ini mau pulang dan gak mau ketemu Fikri gara - gara ada yang membajak HP miliknya, dengan Status yang dikira Fikri selingkuh sama cewek lain. Dan saat itu Pacar si Fikri ini Jealous membaca status Fikri yang saat itu dibajak. Mungkin saat ngapel itu, Fikri ingin menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Karena teman gue ingin menjelaskan keDia, sampai menghadang Pacarnya untuk pulang, karena mungkin Pacar teman gue ini jengkel dia mendorong teman gue hingga jatuh, dan pergilah Pacarnya itu meninggalkan Fikri tergeletak dilantai (kasihan). dan saat itupun dia Putus. Informasi ini gue dapet dari narasumber Sony, Tapi setelah mendengar cerita kejadian yang menimpa teman gue ini, gue jadi ingat Drama Korea yang gue tonton kemarin Minggu. Hanya saja Aktornya dari Perumahan PuriIndah (sungguh Dramatis). Lantas saat itu Fikri menjadi sangat Galau sampai - sampai gue yang menjadi Korban.
Setelah kejadian hari itu gue khawatir saat Fikri berada dirumah, bisa - bisa dia melakukan hal yang diluar akal sehat, yaitu tidur sambil menangis dengan menciumi foto Pacarnya. Tapi karena waktu itu gue sudah diBully oleh 2 orang Penggalau dan 1 orang yang penghayal Paris, jadi gue tidak menghiraukan. Dan untuk menjernihkan pikiran gue, akhirnya gue pun berkumpul bersama teman - teman cewek gue yang sedang bermain TODan, Maklum tidak enak rasanya dideketin 3 orang cowok yang semuanya sedang mengalami Pendarahan di Otak. Setelah lumayan cukup lama bermain TOD sama teman - teman cewek, tiba - tiba siKampret datang dan menghidupkan lagu galau tepat ditelinga gue dengan Volume paling keras, dan tak lama saat itu, teman gue yang suka Ngayal ke Paris (Sony) datang dan langsung menyayi bersama Luthfi diamping gue. Akhirnya gue lama - kelamaan terbawa suasana dan Ikut bernyayi juga, Walaupun sebenarnya suara gue lebih buruk dari suara mereka berdua. setelah sekitar 20 menit berlalu, suara bel pulang sekolah pun berbunyi, Tidak terasa 5 lagu Galau sudah kita bertiga Nyayikan dan juga membuat 4 orang Mati Histeris, dan yang 1 orang masih dalam proses Sakarotul Maut. Penyebabnya 85 % karena suara gue, (Gue memang tidak mempunyai bakat bernyayi).
0
komentar
Posted in
Malam Minggu kali ini gue merasa tidak enak badan, entah kenapa badan gue terasa seperti berendam diAir Es, hampir sama seperti meriang. Tapi gak apa - apa Sakitnya saat Malam Minggu, karena sebagian besar penJomblo seperti gue menginginkan supaya Malam Minggu cepet berlalu. Mungkin Malam ini gue diberi sakit, supaya gue tidak selalu bertatap muka dengan Pacar Gue. Karena setiap hari gue sering sekali melihat dan menatap langsung mukanya yang selalu bersinar dan setia menatap gue juga tanpa berkedip sedikitpun, Dia adalah Laptop gue. Saat itu juga gue full berada dikamar sambil tidur, dan berselimut ya Layaknya orang sakit (emang sakit bego). Acara TV juga gak ada yang ingin gue tonton, ya paling yang ingin gue tonton mukanya mas Bayu Skak yang sedang ngomong gak jelas didepan kamera, Tapi aku gak mau lama - lama lihatnya, takutnya perut jadi Kram dan penyakit gue yang ada malah makin parah.
Malam Minggu kali ini juga hal yang terburuk juga bagi gue, karena gue gak bisa menikmati godaan Manisnya Terang Bulan. Eh, seketika gak memakan itu rasanya seperti Kehilangan sesuatu yang berharga dari Hati dan Perut gue. Gue ngomongin makanan sebetulnya gak enak, Soalnya ngomongin makanan tak enak rasanya kalo gak sambil makan.
Detik - demi detik kuhitung, bukan karena gue sedang kurang kerjaan, tapi gue ingin cepat tidur. Akhirnya saat pukul 09.00 gue sudah dalam keadaan tak Sadar dan tak berdaya dibawah hitungan detik. Sebenarnya gue ngitung baru sampai 10 detik sudah tidur. Dan ketika sudah dalam sadar Akhirnya malam yang menggalaukan telah berlalu. Setelah gue bangun dari tempat tidur dan berjalan seperti Zombie yang gak bisa jalan (maklum Nyawa belum terlalu melekat dengan tubuh). Dan akhirnya gue sampai keKamar Mandi dan mengeluarkan semua sisa pejuangan gue setelah didalam mimpi, Waktu itu gue mimpi sedang melihat gue sedang tidur.
Beda halnya dengan adik gue Faris, saat dia terbangun dia berjalan menuju ke arah dapur dan membuka kulkas, saat gak ada makanan diKulkas Dia kembali ke tempat tidurnya dan melanjutkan tidurnya. Mungkin dia kembali tidur karena Kulkas didalam mimpinya lebih banyak makanan (sungguh mimpi yang aneh). Gue curiga kalau sebenarnya Dia makan 6 kali sehari, 3x didunia Nyata dan 3x didunia Sihir, Jadi didalam mimpinya dimenjadi Penyihir yang menyulap Tali Sepatu menjadi Mie Goreng dan Ban Mobil menjadi Donat (Beautiful Dream).
Saat bangun badan terasa agak enakan, mungkin gue hanya terasa letih saja. Letih gue seperti biasanya karena terlalu lama menggalau dan menjomblo (lebih terasa galaunya sih). Hari itu gue juga gak CFDan soalnya memang gak ada yang ngajak. jadi Hari Minggu kali ini gue berada diRumah. Untuk mengngisi waktu luang gue biasanya gue nonton TV dan tak sengaja ada film Drama Korea, karena kata temen - temen laki gue itu adalah film Terlarang, langsung gue ganti aja. Dan setelah cari Chanel lain ketemu Doraemon yang gue tonton aja. Gue seneng Doraemon bukan karena kantong ajaibnya, tapi karena hidupnya lebih sulit dari gue, jadi gue lebih merasa PD aja kalo lihat Doraemon terutama melihat Nobita. Setelah semua kartun selesai, gue mulai pindah - pindah Chanel lagi. Eh, ketemu film Korea lagi, langsung gue ganti lagi. Setelah lama mencari acara TV yang bagus, dan ternyata gak ada yang bagus. Karena pagi itu isinya Gosip semua, topiknya pun diulang - ulang, Ayu Ting-Ting - Farhat Ayu Ting-Ting - Farhat, Gak bosen apa! Berhubung tiba - tiba gue inget sama tuh Film Korea (tepatnya Sinetron Alay) ya gue lihat aja (gak ada pilihan lain). Tapi sebelum itu gue lihat kondisi dulu, sudah aman atau belum, kan juga bahaya kalau ketahuan Nyokap gue, bisa - bisa Nyokap gue heran sama gue, lalu gue dibawa untuk di Periksa Kejiwaan bagaimana! belum lagi kalau Dokternya nanyanya aneh - aneh ke gue "Kamu masih suka sama Cewek?" "Masih Dok" "Jangan bohong!" (sambil bentak), kalo gue keceplosan jujur TIDAK Bagaimana! kan Berabe Jadinya! Karena berhubung Nyokap gue lagi masak, lalu adik lagi main keluar dan Bokap lagi olahraga, gue rasa kondisi sudah aman, begitu pula dengan Harga Diri Gue.
Akhirnya gue bisa melihat film itu, walaupun dengan keadaan sedikit terpaksa dan sedikit penasaran. Setelah gue nonton sekitar 30 menit, ternyata benar yang dikatakan teman - teman gue, filmnya Sadis! sadis karena telah membuat gue tambah galau dan membuat Hati Kecil gue tersakiti (sorry Lebay). Tapi bener tuh film menurut gue terlalu Alay dan Menghayal. Coba lo bayangin saat yang cowok lewat ada yang dilempar bunga, dicium jauh, dan dipandangi oleh semua cewek. Lah sedangkan gue gue belum lewat aja sudah dilempar telor pake Ayamnya Juga Lagi!, dan jangan kan dilempar, dipandang aja gue gak pernah! paling 1 atau 2 anak yang mandangi gue, itupun paling juga heran sama gue "Siapa tuh? massa warna kulitnya Matang Apukat." Eh, benar yang dikatakan mas Bayu "Hidup iku keras bro, Kon lemah gak Urip kon!". Dan film korea itu kalo cowoknya ingin berkenalan gampang banget, Pandangan Mata -> Bertemu -> Kenalan -> Main Air diPantai -> Pacaran. Gue aja kalo mau kenalan sama cewek Susah, gue baru kenalan aja digampar gara - gara gak ngelihat matanya lihat bagian yang lainnya. Bagaimana bisa ngelihat Matanya ngelihat kakinya aja gue sudah Keringat Dingin apalagi Matanya Koma gue! dan jangankan sudah sampai kenalan, baru menghampiri mau ngajak kenalan sudah digampar gue, Dikiranya mau dirampok! (Eh, Nasib - Nasib). Sebetulnya masih banyak lagi yang gue sebelin sama tuh film, Kalau gue ngelanjutin nonton Film Korea itu, Gue pasti ditemukan dalam keadaan Mulut Berbusa dengan tangan sambil memegang Baygon!
Tak lama setelah nonton tuh film, gue jadi inget juga mukanya yang Cute banget saat diMushollah. Sampai saat ini gue belum bisa ngelupain. Keesokan harinya gue bangun pagi - pagi dan mempersiapkan untuk Periksa Kesehatan untuk masuk SMA. Setelah persiapan semua sudah selesai gue dan bokap gue menuju Kantor Bokap gue, saat itu gue Izin untuk tidak masuk sekolah walaupun sebenarnya gue tau sekarang ada Tryout Bahasa Indonesia, tapi gue tidak terlalu memikirkannya karena Tryout gak tryout tetap aja gue galau. Setelah nunggu Bokap gue Upacara, Bokap gue langsung membawa gue keRumah Sakit dekat Kantor untuk Check Kesehatan. Setelah Check Kesehatan badan selesai sekarang waktunya untuk periksa gigi, waktu diperiksa gigi, gue terkejut ternyata gigi gue banyak karang gigi. Akhirnya waktu itu juga gigi gue dibersihkan. Gila rasanya sakit bro saat dibersihkan karang giginya, gusi gue berdarah semua (maaf agak sadis). Setelah itu akhirnya gue lega karena masa penderitaan gue berakhir. (Tapi penderitaan Cinta gue belum berakhir, Nasib gue)
Setelah pulang kerumah gue terasa Galau Berat. Karena waktu itu gue galau berat, Akhirnya gue pergi ke Indomaret, gue ke Indomaret sebenarnya hanya ingin ada yang mengucapkan Selamat Malam ke gue (Jomblo Ironis). Setelah sampai ke Indomaret ternyata bukan Selamat Malam yang gue dapet tapi Selamat Datang di Indomaret, Selamat belanja (eh, Nasib - Nasib). Tapi yang membuat gue tambah kecewa dan sebel, yang jaga tokonya ternyata Cowok semua! Karena mood gue langsung dirusak sama mas - mas Indomaret, gue langsung Cabut dari situ dan pulang kerumah dalam keadaan Mengenaskan.
0
komentar
Posted in
Assalammualaikum, Kaum Muslimin dan Muslimah
Sebagaimana yang diriwayatkan oleh 'Abdullah bin 'Umar radhiyaallahu ta'ala 'anhuma, dia berkata, Silahkan perhatikan contoh foto diatas.
Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Hitunglah (dzikir) itu dengan ruas - ruas jari karena sesungguhnya (ruas - ruas jari) itu akan ditanya dan akan dijadikan dapat berbicara (pada hari Kiamat)." (HR. Abu Dawud, no. 1345) [Tuhfatul Ahwadzi Syarh Sunan at-Tirmidzi]
Dan sebaik - bainya petunjuk adalah petunjuknya Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam.
0
komentar
Posted in
Hari Kamis itu adalah hari dimana gue sedang menonton acara Kompas TV yaitu Stand Up Comedy Indonesia. Waktu itu kebetulan juga gue sedang Insomia (yang gak ngerti cari diWikipedia), Acaranya tayang malam mulai Pukul 22.00 sampai Pukul 00.00. Saat itu gue lagi menikmati acara, eh gaktaunya juga, diluar hujan deras sekali dengan Guntur yang menggelegar keras. Yang membuat gue bingung adalah kenapa hujannya terjadi ketika Yudha kelling Stand Up ya? (yang gak tau mas Yudha nih Twitternya @yudhakhel) hujannya juga deras sekali. Kasian banget Mas Yudha baru juga nginjak panggung, eh Hujan deras. Waktu itu sekitar jam 23.00, Gue sebenarnya agak sedikit merinding sih lihat Mas Yudha, tapi karena Stand Upnya lucu, jadi tidak kerasa merindingnya. Saking lucunya Stand Up, sampai - sampai Mas Radit ingin buatin film yang judulnya Manusia Setengah Jenglot. Mungkin itu filmnya seperti Maling Kundang tapi dikutuknya jadi jenglot.
Setelah semua peseta Stand Up waktunya Eleminasi, gue sedih karena banyak sekali yang tidak aman pada malam hari itu, saat waktu peserta dipanggil kedepan yakni Mas Wendy, Dodit, Yudha Kelling, Abdur dan Yudit kalo gak salah. Saat dibacakan komentar juri, waktu giliran Mas Yudha, Fenomena tak dihindarkan terjadi, MATI LAMPU. Tuh listrik gak sopan amat, memotong pembicaraan orang. Baru juga bilang "Menurut Radit materinya cedegdubcjm..." langsung mati lampu. Nah ini yang gue bikin merinding, lo bisa bayangin Malam Jumat Suasana gelap gulita, Hujan deras, Guntur yang cetar membahana badai, ditambah terakhir yang gue lihat adalah Mas Yudha, kan berasa seperti film Horor sungguhan!
Seketika itu perasaan gue mulai tak enak mulai dari suara seperti orang berbicara, suara benda jatuh, rasa kaki yang sangat dingin, badan yang tidak bisa digerakkan, Akhirnya gue lambaikan tangan (kayak di Masih Dunia Lain). Lama - lama persaan gue pun mulai tak enak, Akhirnya gue memegang tangan adik gue yang berada disamping, untung adik gue sudah tidur duluan mulai tadi, jadi adik gue gak tau sebenarnya gue juga lumayan takut sama gelap. Tak lama sekitar 10 menit, Akhirnya lampunya hidup kembali setelah mengalami fase - fase kritis yaitu Mati Suri. Saat lampu sudah hidup kembali TVpun juga hidup kembali (yaiyalah). setelah TV hidup ternyata Stand Up sudah selesai, semuanya sudah bersalam - salaman, nangis - nagisan, peluk - pelukan. Yah ternyata gue ketinggalan siapa yang diEleminasi? Setelah selesai dan memasuki Iklan, eh lampu mati lagi (labil nih lampu). Untung juga gue habis lihat Stand Up Comedy jadi agak tidak seberapa takut, coba kalo gue habis lihat Masih Dunia Lain, pasti gue bakal teriak "Mama Nyerah ma, nyerah Tolong!" (sambil lambaikan tangan). Gimana gak takut coba! lo bisa bayangin begitu pesertanya bilang "ya disebelah sudut sana ada yang MUKANYA RUSAK! lalu dipojok sana ada Tuyul sepertinya sedang Makan Walls, dan juga itu kayaknya yang rasa Vanila!". Gimana coba apa gak serem, kalo tiba - tiba tuyulnya kemari dan menawarkan Ice Cream ke gue gimana coba, kan gak lucu!
Sesaat setelah lampu mati pun, lama kelamaan gue agak takut. Karena gue hampir ketakutan, akhirnya gue pindah ke Kasur adik gue faris dan menyelempit disana. Gue menyelempit diantara sela - sela adik gue dan tembok sambil memegang tangan adik gue. meskipun begitu, tetap gue tidak bisa tidur karena terlalu gelap, ditambah hujan yang deras diluar. Sekitar 60 menit, akhirnya lampu pun hidup kembali! Gue lega banget karena gue akhirnya bisa pisah sama adik gue kembali. Dan bisa tidur di kasur Angry Bird gue dengan pulas.
Setelah tidur nyeyak dan tak terasa sudah buat danau kecil dibantal, kemudian waktu shubuh pun datang. gue mulai mempersiapkan peralatan untuk sekolah. Dan saat jam 06.30 gue pamit untuk berangkat ke sekolah. Aktifitas pagi teman gue pun seperti kebanyakan pelajaran lainnya mulai dari ada yang menyalin tugas temannya karena Lupa ngerjakan atau disengaja, ada yang curhat dengan teman, ada yang baru masuk langsung Galau (itu Gue), sampai ada ketika masuk langsung memakan bekal dari rumah (itu gue juga). Saat bel pulang berbunyi gue dan teman gue biasa dikelas sambil nungguin adzan jumat dikumandangankan. Setelah pulang habis sholat jumatan disekolah, gue pulang bersama orang yang selalu membuat gue tambah Galau dan pusing, karena dia itu selalu ngomongin apa yang gak pernah dia lakuin Contohnya :
1. Selalu menceritakan penembakan Dia, yang membuat
gue ingin sekali menabrak dia saat dia meyebrang
jalan. Jadi jangan heran kalau ditemukan jasad anak
lelaki SMP berseragam sekolah tergeletak dijalan
dengan kepala bocor, pelakunya itu pasti gue.
2. Selalu menceritakan mampir kerumah Dia, yang
membuat gue ingin membakar Rumahnya, Jadi kalau
ada jasad gosong pakai pakian seragam, pelakunya
itu gue juga.
3. Dia itu selalu menceritakan hubungannya yang gak
jelas dan tak pernah terjadi dengan ceweknya,
Jangan heran juga bila ditemukan jasad anak SMP
mengapung disungai.
Tapi gue tau niat tuh anak alias sahabat gue, ingin membuat gue tersenyum dan menghilangkan rasa Galau gue tapi dengan cara yang salah, Walaupun sebenarnya dia juga Jomblo sama seperti gue. Setelah gue sampai dirumah tetap aja muka gue Galau karena itu sudah menjadi aktifitas rutin gue. Saat gue buka pagar rumah ternyata ada sebuah Brosur dari Alfamidi tergeletak tak berdaya diantara debu - debu yang berterbangan (maaf agak Alay), yang biasa dilakukan oleh oknum - oknum dari Alfamidi yaitu membuang kertas ke teras rumah dengan sengaja. Dan tak sengaja juga gue lihat ada gambar personil JKT 48, tanpa banyak berfikir ya langsung gue ambil aja. Setelah gue baca ternyata Iklan penjualan CD JKT 48! " Ayo segera beli CD asli dari saya" nih Brosurnya.
Dan setelah gue pikir - pikir Iklan diIndonesia juga banyak anehnya, Salah satunya dari iklan Shampo diTV, yang diIklannya orangnya selalu bahagia sambil tersenyum saat lagi Shampoan. Gue kalo Shampoan gak pernah sebahagia itu, apalagi sampai senyum - senyum sendiri gitu. Dan gue kalau Shampoan itu juga lama, karena gue kalau sedang Shampoan itu satu paket dengan galau, jadinya lama, itupun untung - untung kalo busa Shamponya gak kena Mata. Dan masih banyak lagi Iklan yang sebenarnya membuat gue sebel.
Tak terasa setelah gue terus menggalau dirumah sampai cermin gue bosen lihat muka gue yang selalu Galau, hari sudah mulai gelap, ada satu kejadian yang gue alami, yang membuat gue ingin berlari. Jadi waktu itu saat gue pulang dari mengngaji diMushollah, gue waktu itu pulang sendiri karena teman gue tidak mengaji karena Dia harus Ujian langsung 3 mata pelajaran, jadi gak sempat ngaji. Nah sewaktu gue pulang kerumah, hal tak terduga terjadi, yaitu ada yang melempari gue dengan batu dari Arah sebelah kanan gue, untung batu itu tidak mengenai gue, karena batu tersebut langsung melesat tepat di depan wajah gue. (gue nulis ini tiba - tiba tercium bau tak sedap entah dari mana gak jelas asalnya, Tuhkan bulu gue merinding).
Seketika itu yang langsung gue pikirin adalah Sosok Genduruwo, seketika itu juga langsung gue Inget sama Yang Maha Kuasa. Akhirnya gue cepat - cepat masuk kerumah, saat nyampai dipagar rumah eh diGembok terus gue Manggil Nyokap gue "Assalammualaikum, Ma cepat ma bukain, MA!" (dengan menahan rasa ingin pipis) kemudian Nyokap gue jawab "Wa'alaikummussalam, Sebentar Mama carin dulu kuncinya" "Cepet ma, sudah gak tahan nih" (sambil memasang muka ketakutan dan menahan kencing) Nyokap gue "Gak ada Fan, bukannya tadi kamu bawa?" Lalu gue raba saku celana gue, dan ternyata ada. (Gue lupa kalau gue bawa tadi) Lalu gue buka dan langsung masuk kedalam. Setelah gue selesai mengeluarkan air, gue cerita ke Nyokap "Ma tadi, aku waktu pulang ada yang melempari aku batu" dengan agak panik Nyokap gue jawab "Loh! siapa yang ngelempar?" "Gak tau aku, pas aku lihat siapa yang melempar, gak ada orangnya" "Emang habis lewat mana?" "Lewat pohon mangga dirumahnya buAsnan yang dulu, padahal rumah itu kosong loh ma, aku begitu dilempar langsung berfikir itu Genderuwo". Nyokap gue dengan santai jawab "Oh, iya paling karena disitu tempatnya." Gue heran sama nyokap gue bukannya memperbaik keadaan gue, malah memperburuk, gue kan jadi tambah Takut (tepatnya gak berani). Dari pada Nyokap gue bikin kepala gue mikir yang tidak - tidak gue langsung cabut aja.
Waktu tidur pun tiba, Tapi gue gak bisa tidur gara - gara kejadian tadi. Setelah pukul 23.00 akhirnya belum tidur juga. Dan menahan rasa Pipis untuk pergi keKamar Mandi. Tak lama gue juga makin gak tahan, Akhirnya gue memberanikan diri untuk pergi kesana, dan Akhirnya gue lega setelah membuang air lagi. Karena gue ingin langsung bisa tidur gue akhirnya Berwudhu, lalu mengibaskan tempat tidur gue, tidur posisi miring kanan dan membaca doa (Sunnah Rasul itu). Dan Tak lama kemudian akhirnya gue Teler dan tergelepak tak berdaya diKasur dengan rmotif Angry Bird. (burung warna biru kesukaan gue)


