Hari Kamis itu adalah hari dimana gue sedang menonton acara Kompas TV yaitu Stand Up Comedy Indonesia. Waktu itu kebetulan juga gue sedang Insomia (yang gak ngerti cari diWikipedia), Acaranya tayang malam mulai Pukul 22.00 sampai Pukul 00.00. Saat itu gue lagi menikmati acara, eh gaktaunya juga, diluar hujan deras sekali dengan Guntur yang menggelegar keras. Yang membuat gue bingung adalah kenapa hujannya terjadi ketika Yudha kelling Stand Up ya? (yang gak tau mas Yudha nih Twitternya @yudhakhel) hujannya juga deras sekali. Kasian banget Mas Yudha baru juga nginjak panggung, eh Hujan deras. Waktu itu sekitar jam 23.00, Gue sebenarnya agak sedikit merinding sih lihat Mas Yudha, tapi karena Stand Upnya lucu, jadi tidak kerasa merindingnya. Saking lucunya Stand Up, sampai - sampai Mas Radit ingin buatin film yang judulnya Manusia Setengah Jenglot. Mungkin itu filmnya seperti Maling Kundang tapi dikutuknya jadi jenglot.
Setelah semua peseta Stand Up waktunya Eleminasi, gue sedih karena banyak sekali yang tidak aman pada malam hari itu, saat waktu peserta dipanggil kedepan yakni Mas Wendy, Dodit, Yudha Kelling, Abdur dan Yudit kalo gak salah. Saat dibacakan komentar juri, waktu giliran Mas Yudha, Fenomena tak dihindarkan terjadi, MATI LAMPU. Tuh listrik gak sopan amat, memotong pembicaraan orang. Baru juga bilang "Menurut Radit materinya cedegdubcjm..." langsung mati lampu. Nah ini yang gue bikin merinding, lo bisa bayangin Malam Jumat Suasana gelap gulita, Hujan deras, Guntur yang cetar membahana badai, ditambah terakhir yang gue lihat adalah Mas Yudha, kan berasa seperti film Horor sungguhan!
Seketika itu perasaan gue mulai tak enak mulai dari suara seperti orang berbicara, suara benda jatuh, rasa kaki yang sangat dingin, badan yang tidak bisa digerakkan, Akhirnya gue lambaikan tangan (kayak di Masih Dunia Lain). Lama - lama persaan gue pun mulai tak enak, Akhirnya gue memegang tangan adik gue yang berada disamping, untung adik gue sudah tidur duluan mulai tadi, jadi adik gue gak tau sebenarnya gue juga lumayan takut sama gelap. Tak lama sekitar 10 menit, Akhirnya lampunya hidup kembali setelah mengalami fase - fase kritis yaitu Mati Suri. Saat lampu sudah hidup kembali TVpun juga hidup kembali (yaiyalah). setelah TV hidup ternyata Stand Up sudah selesai, semuanya sudah bersalam - salaman, nangis - nagisan, peluk - pelukan. Yah ternyata gue ketinggalan siapa yang diEleminasi? Setelah selesai dan memasuki Iklan, eh lampu mati lagi (labil nih lampu). Untung juga gue habis lihat Stand Up Comedy jadi agak tidak seberapa takut, coba kalo gue habis lihat Masih Dunia Lain, pasti gue bakal teriak "Mama Nyerah ma, nyerah Tolong!" (sambil lambaikan tangan). Gimana gak takut coba! lo bisa bayangin begitu pesertanya bilang "ya disebelah sudut sana ada yang MUKANYA RUSAK! lalu dipojok sana ada Tuyul sepertinya sedang Makan Walls, dan juga itu kayaknya yang rasa Vanila!". Gimana coba apa gak serem, kalo tiba - tiba tuyulnya kemari dan menawarkan Ice Cream ke gue gimana coba, kan gak lucu!
Sesaat setelah lampu mati pun, lama kelamaan gue agak takut. Karena gue hampir ketakutan, akhirnya gue pindah ke Kasur adik gue faris dan menyelempit disana. Gue menyelempit diantara sela - sela adik gue dan tembok sambil memegang tangan adik gue. meskipun begitu, tetap gue tidak bisa tidur karena terlalu gelap, ditambah hujan yang deras diluar. Sekitar 60 menit, akhirnya lampu pun hidup kembali! Gue lega banget karena gue akhirnya bisa pisah sama adik gue kembali. Dan bisa tidur di kasur Angry Bird gue dengan pulas.
Setelah tidur nyeyak dan tak terasa sudah buat danau kecil dibantal, kemudian waktu shubuh pun datang. gue mulai mempersiapkan peralatan untuk sekolah. Dan saat jam 06.30 gue pamit untuk berangkat ke sekolah. Aktifitas pagi teman gue pun seperti kebanyakan pelajaran lainnya mulai dari ada yang menyalin tugas temannya karena Lupa ngerjakan atau disengaja, ada yang curhat dengan teman, ada yang baru masuk langsung Galau (itu Gue), sampai ada ketika masuk langsung memakan bekal dari rumah (itu gue juga). Saat bel pulang berbunyi gue dan teman gue biasa dikelas sambil nungguin adzan jumat dikumandangankan. Setelah pulang habis sholat jumatan disekolah, gue pulang bersama orang yang selalu membuat gue tambah Galau dan pusing, karena dia itu selalu ngomongin apa yang gak pernah dia lakuin Contohnya :
1. Selalu menceritakan penembakan Dia, yang membuat
gue ingin sekali menabrak dia saat dia meyebrang
jalan. Jadi jangan heran kalau ditemukan jasad anak
lelaki SMP berseragam sekolah tergeletak dijalan
dengan kepala bocor, pelakunya itu pasti gue.
2. Selalu menceritakan mampir kerumah Dia, yang
membuat gue ingin membakar Rumahnya, Jadi kalau
ada jasad gosong pakai pakian seragam, pelakunya
itu gue juga.
3. Dia itu selalu menceritakan hubungannya yang gak
jelas dan tak pernah terjadi dengan ceweknya,
Jangan heran juga bila ditemukan jasad anak SMP
mengapung disungai.
Tapi gue tau niat tuh anak alias sahabat gue, ingin membuat gue tersenyum dan menghilangkan rasa Galau gue tapi dengan cara yang salah, Walaupun sebenarnya dia juga Jomblo sama seperti gue. Setelah gue sampai dirumah tetap aja muka gue Galau karena itu sudah menjadi aktifitas rutin gue. Saat gue buka pagar rumah ternyata ada sebuah Brosur dari Alfamidi tergeletak tak berdaya diantara debu - debu yang berterbangan (maaf agak Alay), yang biasa dilakukan oleh oknum - oknum dari Alfamidi yaitu membuang kertas ke teras rumah dengan sengaja. Dan tak sengaja juga gue lihat ada gambar personil JKT 48, tanpa banyak berfikir ya langsung gue ambil aja. Setelah gue baca ternyata Iklan penjualan CD JKT 48! " Ayo segera beli CD asli dari saya" nih Brosurnya.
Dan setelah gue pikir - pikir Iklan diIndonesia juga banyak anehnya, Salah satunya dari iklan Shampo diTV, yang diIklannya orangnya selalu bahagia sambil tersenyum saat lagi Shampoan. Gue kalo Shampoan gak pernah sebahagia itu, apalagi sampai senyum - senyum sendiri gitu. Dan gue kalau Shampoan itu juga lama, karena gue kalau sedang Shampoan itu satu paket dengan galau, jadinya lama, itupun untung - untung kalo busa Shamponya gak kena Mata. Dan masih banyak lagi Iklan yang sebenarnya membuat gue sebel.
Tak terasa setelah gue terus menggalau dirumah sampai cermin gue bosen lihat muka gue yang selalu Galau, hari sudah mulai gelap, ada satu kejadian yang gue alami, yang membuat gue ingin berlari. Jadi waktu itu saat gue pulang dari mengngaji diMushollah, gue waktu itu pulang sendiri karena teman gue tidak mengaji karena Dia harus Ujian langsung 3 mata pelajaran, jadi gak sempat ngaji. Nah sewaktu gue pulang kerumah, hal tak terduga terjadi, yaitu ada yang melempari gue dengan batu dari Arah sebelah kanan gue, untung batu itu tidak mengenai gue, karena batu tersebut langsung melesat tepat di depan wajah gue. (gue nulis ini tiba - tiba tercium bau tak sedap entah dari mana gak jelas asalnya, Tuhkan bulu gue merinding).
Seketika itu yang langsung gue pikirin adalah Sosok Genduruwo, seketika itu juga langsung gue Inget sama Yang Maha Kuasa. Akhirnya gue cepat - cepat masuk kerumah, saat nyampai dipagar rumah eh diGembok terus gue Manggil Nyokap gue "Assalammualaikum, Ma cepat ma bukain, MA!" (dengan menahan rasa ingin pipis) kemudian Nyokap gue jawab "Wa'alaikummussalam, Sebentar Mama carin dulu kuncinya" "Cepet ma, sudah gak tahan nih" (sambil memasang muka ketakutan dan menahan kencing) Nyokap gue "Gak ada Fan, bukannya tadi kamu bawa?" Lalu gue raba saku celana gue, dan ternyata ada. (Gue lupa kalau gue bawa tadi) Lalu gue buka dan langsung masuk kedalam. Setelah gue selesai mengeluarkan air, gue cerita ke Nyokap "Ma tadi, aku waktu pulang ada yang melempari aku batu" dengan agak panik Nyokap gue jawab "Loh! siapa yang ngelempar?" "Gak tau aku, pas aku lihat siapa yang melempar, gak ada orangnya" "Emang habis lewat mana?" "Lewat pohon mangga dirumahnya buAsnan yang dulu, padahal rumah itu kosong loh ma, aku begitu dilempar langsung berfikir itu Genderuwo". Nyokap gue dengan santai jawab "Oh, iya paling karena disitu tempatnya." Gue heran sama nyokap gue bukannya memperbaik keadaan gue, malah memperburuk, gue kan jadi tambah Takut (tepatnya gak berani). Dari pada Nyokap gue bikin kepala gue mikir yang tidak - tidak gue langsung cabut aja.
Waktu tidur pun tiba, Tapi gue gak bisa tidur gara - gara kejadian tadi. Setelah pukul 23.00 akhirnya belum tidur juga. Dan menahan rasa Pipis untuk pergi keKamar Mandi. Tak lama gue juga makin gak tahan, Akhirnya gue memberanikan diri untuk pergi kesana, dan Akhirnya gue lega setelah membuang air lagi. Karena gue ingin langsung bisa tidur gue akhirnya Berwudhu, lalu mengibaskan tempat tidur gue, tidur posisi miring kanan dan membaca doa (Sunnah Rasul itu). Dan Tak lama kemudian akhirnya gue Teler dan tergelepak tak berdaya diKasur dengan rmotif Angry Bird. (burung warna biru kesukaan gue)

